Mei 2015, Akhirnya kembali Mendaki Gunung bersama Sahabat dan Kekasih, Tujuan kali ini adalah Gunung Prau yang terletak di Wonosobo Jawa tengah, Untuk sampai kesana Memakan waktu yang cukup lama jika menggunakan BUS, Perjalanan sekitar 12 Jam, Jika menggunakan Kereta hanya memakan waktu 6 - 8 Jam, karena pendakian kali ini tidak terlalu di rencanakan, sehingga kami memilih Naik BUS, karena tidak perlu Booking sebelumnya.
Ada, Saya, Ivan, Garut, Mina, Rijal, dan Fakhri.
Jumat 1 Mei 2015 ( Libur Hari Buruh )
Mulai dari Kostan Garut di Permai, naik Busway setelah selesai Shalat Jum'at, Berhenti di Terminal Kp. Rambutan, Istirahat sekalian Shalat Ashar dan menunggu Bus tujuan Wonosobo.
Akhirnya kami membeli tiket untuk Bus Tujuan Wonosobo sekitar Harganya 90.000, Berangkat jam 17.00 Sore.
Tas dimasukkan kedalam bagasi Bus, kamipun duduk dibangku yang berurutan agar lebih enak dan lebih mudah berkomunikasi, saya sebangku dengan Minah dan Ivan, sedangkan Rijal Fakhri dan Garut di sebelah Kanan saya.
Perjalanan yang lumayan perkiraan 12 Jam sampai ke Terminal Woosobo dan lanjut naik mobil Elf ke Basecamp Gunung Prau sekitar 2 Jam. Total 14 jam dan itu baru perkiraan.
Beberapa kali Bus yang kami naiki ini berhenti untuk memberi kami kesempatan Buang Air kecil dan besar juga beristirahat, setelah lama perjalanan, akhirnya pukul 7.00 pagi, kami tiba di Terminal Wonosobo, setelah sebelumnya subuh tadi agak bingung karena ada Pendaki lain yang turun di persimpangan jalan, padahal tujuan kami sama yaitu Puncak Prau, setelah berunding dan diberi informasi akhirnya kami tidak mengikuti pendaki lain tersebut, kami terus dan tiba di Terminal Wonosobo.
Sabtu 2 Mei 2015
Istirahat, shalat dan makan, lanjut mencari mobi Elf yang akan membawa kami ke Basecamp, setelah melewati jalanan yang lumayan terjal, dan menantang akhirnya kami tiba di basecamp, akhirnya cari informasi sedikit dan Garut memutuskan untuk memilih penginapan warga sebagai tempat singgah dan menitipkan barang yang tidak terlalu penting untuk dibawa keatas.
Sarapan kami dibuatkan oleh ibu yang menyewakan rumahnya untu kami, kemudian kami bersih- bersih dan segera Packing untuk melanjutkan perjalanan ke Puncak Prau.
Pukul 12.30 kami shalat Dzuhur bersama dan sekaligus Ashar ( di Jama ), setelah selesai kami siap-siap dan berangkat ke Basecamp untuk Pendaftaran, selesai pendaftaran kami langsung berjalan menuju puncaknya, Baru beberapa meter kami berjalan, sudah disuguhi oleh perkebunan warga dan puluhan bahkan ratusan mungkin ribuan anak tangga.
Tracknya adalah Anak tangga, Jalanan menanjak, dengan pemandangan perkebunan dan rumah-rumah warga jawa tengah.
Luar biasa sekali, tapi beruntung karena saya bersama ivan, Jadi bawaan saya tidak banyak, tak perlu bawa Tas besar, cukup Daypack yang isinya baju pribadi dan makanan snack, sangat membantu jadi saya tidak membawa beban terlalu banyak, semua barang yang berat dimasukkan ke dalam Tas carrier nya Ivan.
Karena sebelumnya semua barang bawaan sudah dibagi rata dalam pengepack kannya.
Garut membawa tenda Cowo dan bahan makanan beberapa
Ivan membawa tenda Cewe dan barang pribadinya
Ijal membawa Air
Fakhri membawa Alat masak
Saya dan Minah hanya membawa perlengkapan Pribadi
Dengan sabar, Ivan menuntut dan menemani saya, dengan kebiasaanya, yaitu setiap berhenti selalu menanyakan keadaan saya terutama Pinggang ini, syukur Alhamdulillah, meskipun Tracknya menanjak tinggi pinggang ini tetap bisa diajak kerjasama, ditengah-tengah perjalanan saya selalu di ledek oleh Garut, dan yang lain, karena memang porsi badan saya yang lumayan lebih daripada yang lain, lumayan buat mencairkan suasana bosan dan lelah sepanjang track.
Perjalanan dari Basecamp sampai ke Puncak memakan waktu 4 jam, dan saya serta yang lain sampai dengan memakan waktu 6 jam, karena terlalu banyak berhenti dan jalur yang ramai.
18.00 kami tiba dan sangat terkejut karena sudah sangat banyak Tenda yang berdiri, hampir tidak ada tempat yang strategis untuk kami mendirikan tenda, ada dua tenda yang harus berdiri sebagai benteng kami dan tempat untuk beristirahat, namun cuaca tidak mendukung, Mendung dan diiringi oleh gerimis kecil, kami mendirikan tenda, saya dan minah mulai melebarkan Matras untuk menyiapkan Makan malam, sementara garut dan fakhri mendirikan tenda untuk Cowo, dan ivan juga Ijal mendirikan tenda untuk Cewe, namun karena tenda yang garut bawa adalah tenda baru, mereka belum sempat mencobanya, jelas saja dia kebingungan, mengutak-utik tenda dengan fakhri, sementara itu Ivan dan ijal sudah selesai mendirikan tenda cewe, mereka membantu garut dan fakhri untuk mendirikan tenda cowo, masih belum berhasil juga sementara hari sudah mulai gelap, saya dan minah selesai membuat makanan dan minuman untuk mengisi perut, teman pendaki pun membantu, namun tetap tidak bisa, akhirnya tenda itu berdiri semampunya, hahahahaha, sangat disayangkan !!! beruntung tenda yang saya pinjam dari Ka Tyo berfungsi dengan baik, saya dan mina jadi bisa tidur dengan nyaman.
Setelah semua barang dimasukkan, kami bersiap untuk Makan malam ke II, Dengan bekal sederhana dan seadanya, ivan dan ijal memasaknya, setelah larut saya dan minah tidur di tenda cewe sedangkan Garut, Ijal dan Fakhri sudah menempati tenda cowo dan sudah penuh, jadi ivan tidur bersama saya dan minah..
Seperti biasa, saya selalu menggigil dengan udara atau cuaca gunung, suara benturan gigi dan badan yang gemetaran adalah ciri saya jika di tidur ditenda, tapi saya tidak apa-apa karena itu memang lazim terjadi kwkwkw, walaupun sudah memakai Sleeping Bag dan berdekapan masih saja seperti itu.
Minggu 3 Mei 2016
Subuh, saya dibangunkan oleh Fakhri untuk keluar dan menyaksikan Golden Sunrise katanya", bersiap dan selesai, saya dan minah keluar disusul oleh Ijal, Ivan dan Garut.
Sudah menunggu yang ditunggu dan akhirnya tidak muncul karena cuacanya kurang bersahabat, mendung.
Prau sangatlah ramai dan sangat ramah pula, banyak pendaki yang mengabadikan moment tersebut bersama teman pendaki lainnya, kamipun tidak mau ketinggalan, Langsung keluarkan Kamera dan HP, Ckrek ckrek !!
Tapi Ivan dan Garut terpisah karena mereka ingin mencari spot lain, sementara saya bergabung dengan Ijal, Fakhri dan Mina, lumayan sekitar 1 jam Foto-foto dan Ivan juga Garut sudah kembali, kami foto bersama dan kemudian menyiapkan sarapan untuk kemudian siap-siap turun.
Selesai sarapan dan Packing kami turun dan sampai ke Basecamp tidak lupa untu lapor karena kami sudah turun dari puncak dengan Komplit dan semangat.
Kembali ke Penginapan, bersih-bersih makan siang dan kami berpamitan denga Ibu pemilik Rumah.
Namun setelah kami tiba di Terminal Wonosobo, karena kami kesorean, kami tidak mendapat Bus ke Jakarta Langsung ke Kp. Rambutan atau Tg. Priok.
Kami akhirnya mencari alternatif Bus, yang lain dan menuju Terminal lain yg penting masih di Jakarta.
Senin Pagi, Kami tiba di Terminal Bekasi akhirnya bolos kerja karena kejadian yang sangat tidak mengenakkan, kami ditipu oleh pihak yg tidak bertanggung jawab, Padahal tujuan nya ke Pasar Rebo, tapi kami malah diturunkan di Pinggir Jalan depan Terminal Bekasi, Sungguh Apes sekali.. !!!!
Ada, Saya, Ivan, Garut, Mina, Rijal, dan Fakhri.
Jumat 1 Mei 2015 ( Libur Hari Buruh )
Mulai dari Kostan Garut di Permai, naik Busway setelah selesai Shalat Jum'at, Berhenti di Terminal Kp. Rambutan, Istirahat sekalian Shalat Ashar dan menunggu Bus tujuan Wonosobo.
Akhirnya kami membeli tiket untuk Bus Tujuan Wonosobo sekitar Harganya 90.000, Berangkat jam 17.00 Sore.
Tas dimasukkan kedalam bagasi Bus, kamipun duduk dibangku yang berurutan agar lebih enak dan lebih mudah berkomunikasi, saya sebangku dengan Minah dan Ivan, sedangkan Rijal Fakhri dan Garut di sebelah Kanan saya.
Perjalanan yang lumayan perkiraan 12 Jam sampai ke Terminal Woosobo dan lanjut naik mobil Elf ke Basecamp Gunung Prau sekitar 2 Jam. Total 14 jam dan itu baru perkiraan.
Beberapa kali Bus yang kami naiki ini berhenti untuk memberi kami kesempatan Buang Air kecil dan besar juga beristirahat, setelah lama perjalanan, akhirnya pukul 7.00 pagi, kami tiba di Terminal Wonosobo, setelah sebelumnya subuh tadi agak bingung karena ada Pendaki lain yang turun di persimpangan jalan, padahal tujuan kami sama yaitu Puncak Prau, setelah berunding dan diberi informasi akhirnya kami tidak mengikuti pendaki lain tersebut, kami terus dan tiba di Terminal Wonosobo.
Sabtu 2 Mei 2015
Istirahat, shalat dan makan, lanjut mencari mobi Elf yang akan membawa kami ke Basecamp, setelah melewati jalanan yang lumayan terjal, dan menantang akhirnya kami tiba di basecamp, akhirnya cari informasi sedikit dan Garut memutuskan untuk memilih penginapan warga sebagai tempat singgah dan menitipkan barang yang tidak terlalu penting untuk dibawa keatas.
Sarapan kami dibuatkan oleh ibu yang menyewakan rumahnya untu kami, kemudian kami bersih- bersih dan segera Packing untuk melanjutkan perjalanan ke Puncak Prau.
Pukul 12.30 kami shalat Dzuhur bersama dan sekaligus Ashar ( di Jama ), setelah selesai kami siap-siap dan berangkat ke Basecamp untuk Pendaftaran, selesai pendaftaran kami langsung berjalan menuju puncaknya, Baru beberapa meter kami berjalan, sudah disuguhi oleh perkebunan warga dan puluhan bahkan ratusan mungkin ribuan anak tangga.
Tracknya adalah Anak tangga, Jalanan menanjak, dengan pemandangan perkebunan dan rumah-rumah warga jawa tengah.
Karena sebelumnya semua barang bawaan sudah dibagi rata dalam pengepack kannya.
Garut membawa tenda Cowo dan bahan makanan beberapa
Ivan membawa tenda Cewe dan barang pribadinya
Ijal membawa Air
Fakhri membawa Alat masak
Saya dan Minah hanya membawa perlengkapan Pribadi
Perjalanan dari Basecamp sampai ke Puncak memakan waktu 4 jam, dan saya serta yang lain sampai dengan memakan waktu 6 jam, karena terlalu banyak berhenti dan jalur yang ramai.
18.00 kami tiba dan sangat terkejut karena sudah sangat banyak Tenda yang berdiri, hampir tidak ada tempat yang strategis untuk kami mendirikan tenda, ada dua tenda yang harus berdiri sebagai benteng kami dan tempat untuk beristirahat, namun cuaca tidak mendukung, Mendung dan diiringi oleh gerimis kecil, kami mendirikan tenda, saya dan minah mulai melebarkan Matras untuk menyiapkan Makan malam, sementara garut dan fakhri mendirikan tenda untuk Cowo, dan ivan juga Ijal mendirikan tenda untuk Cewe, namun karena tenda yang garut bawa adalah tenda baru, mereka belum sempat mencobanya, jelas saja dia kebingungan, mengutak-utik tenda dengan fakhri, sementara itu Ivan dan ijal sudah selesai mendirikan tenda cewe, mereka membantu garut dan fakhri untuk mendirikan tenda cowo, masih belum berhasil juga sementara hari sudah mulai gelap, saya dan minah selesai membuat makanan dan minuman untuk mengisi perut, teman pendaki pun membantu, namun tetap tidak bisa, akhirnya tenda itu berdiri semampunya, hahahahaha, sangat disayangkan !!! beruntung tenda yang saya pinjam dari Ka Tyo berfungsi dengan baik, saya dan mina jadi bisa tidur dengan nyaman.
Setelah semua barang dimasukkan, kami bersiap untuk Makan malam ke II, Dengan bekal sederhana dan seadanya, ivan dan ijal memasaknya, setelah larut saya dan minah tidur di tenda cewe sedangkan Garut, Ijal dan Fakhri sudah menempati tenda cowo dan sudah penuh, jadi ivan tidur bersama saya dan minah..
Seperti biasa, saya selalu menggigil dengan udara atau cuaca gunung, suara benturan gigi dan badan yang gemetaran adalah ciri saya jika di tidur ditenda, tapi saya tidak apa-apa karena itu memang lazim terjadi kwkwkw, walaupun sudah memakai Sleeping Bag dan berdekapan masih saja seperti itu.
Minggu 3 Mei 2016
Subuh, saya dibangunkan oleh Fakhri untuk keluar dan menyaksikan Golden Sunrise katanya", bersiap dan selesai, saya dan minah keluar disusul oleh Ijal, Ivan dan Garut.
Sudah menunggu yang ditunggu dan akhirnya tidak muncul karena cuacanya kurang bersahabat, mendung.
Prau sangatlah ramai dan sangat ramah pula, banyak pendaki yang mengabadikan moment tersebut bersama teman pendaki lainnya, kamipun tidak mau ketinggalan, Langsung keluarkan Kamera dan HP, Ckrek ckrek !!
Tapi Ivan dan Garut terpisah karena mereka ingin mencari spot lain, sementara saya bergabung dengan Ijal, Fakhri dan Mina, lumayan sekitar 1 jam Foto-foto dan Ivan juga Garut sudah kembali, kami foto bersama dan kemudian menyiapkan sarapan untuk kemudian siap-siap turun.
Selesai sarapan dan Packing kami turun dan sampai ke Basecamp tidak lupa untu lapor karena kami sudah turun dari puncak dengan Komplit dan semangat.
Kembali ke Penginapan, bersih-bersih makan siang dan kami berpamitan denga Ibu pemilik Rumah.
Namun setelah kami tiba di Terminal Wonosobo, karena kami kesorean, kami tidak mendapat Bus ke Jakarta Langsung ke Kp. Rambutan atau Tg. Priok.
Kami akhirnya mencari alternatif Bus, yang lain dan menuju Terminal lain yg penting masih di Jakarta.
Senin Pagi, Kami tiba di Terminal Bekasi akhirnya bolos kerja karena kejadian yang sangat tidak mengenakkan, kami ditipu oleh pihak yg tidak bertanggung jawab, Padahal tujuan nya ke Pasar Rebo, tapi kami malah diturunkan di Pinggir Jalan depan Terminal Bekasi, Sungguh Apes sekali.. !!!!
Tidak ada komentar:
Posting Komentar